Wednesday, January 31, 2018

Cara Mengganti Format HDD MBR ke GPT atau Sebaliknya


Apakah kamu pernah mengalami error saat install windows karena masalah partisi harddisk? Hal ini biasanya terjadi saat kamu ingin menginstall windows 8 atau windows 10. Biasanya kamu diberi peringatan bahwa harus mengubah partisi hardisk kamu menjadi GPT. Pesan ini muncul karena sistem operasi membutuhkan tipe harddisk dengan format GPT. Oleh karena itu kamu harus convert harddisk tersebut dari MBR ke GPT.  Pesan yang muncul adalah seperti tampilan di bawah ini.

Windows cannot be installed to the disk. The selected disk has an MBR partition table. On EFI system, Windows can only be installed to GPT disk.


windows cannot be installed
GPT ke MBR

Namun jika kamu pernah menginstall windows 7. Beberapa pengguna mungkin juga akan mengalami masalah saat akan install windows 7. Masalah yang terjadi saat install windows 7 ini, dikarenakan tipe harddisk nya adalah GPT. Dan kamu diharuskan untuk mengubah dari tipe GPT ke MBR. Pesan adalah seperti di bawah ini.

Windows cannot be installed to this disk. The selected disk is of the GPT partition style

the selected is of the GPT partition style
MBR ke GPT 

Nah itulah beberapa masalah yang terjadi saat hardisk kamu memiliki format MBR maupun GPT. Keduanya memiliki kelemahan dan kelebihan masing - masing. Untuk lebih jelasnya kamu bisa simak artikel lain mengenai Perbedaan antara GPT dan MBR. Pada kesempatan kali ini kita akan belajar cara convert GPT ke MBR atau sebalinya dari MBR ke GPT.

Mengubah tipe hardisk saat installasi windows

Cara ini kamu lakukan jika kamu ingin install ulang atau saat hardisk milikmu benar - benar kosong. Cara ini akan otomatis menghilangkan semua data yang ada di hardisk. Oleh karena itu, sebelum melakukan cara ini sebaiknya backup terlebih dahulu file - file yang ada di dalam harddisk. Ingat dibackup dahulu . Data di dalam harddisk akan hilang.

Lalu bagaimanakah caranya? Berikut ini caranya.

Pertama, masuk ke installasi windows. Disini dicontohkan pada installasi windows 8.

windows 8 install
Halaman awal install windows 8

Setelah berhasil masuk ke installasi windows 8. Selanjutnya pilih Next. Maka akan masuk ke halaman kedua. Pada halaman installasi kedua ini, klik Install now.

install windows 8
Install now

Selanjutnya akan masuk ke halaman ketiga. Nah pada halaman ketiga ini. Kamu harus membuka command prompt. Caranya dengan menekan tombol SHIFT + F 10. Maka akan muncul command prompt Administrator.

CMD admin
SHIFT + F10 untuk membuka CMD Admin

Nah, selanjutnya kamu ketikkan seperti berikut ini.

1. Ketik DISKPART lalu tekan ENTER
2. Ketikkan list disk (untuk menampilkan lisk partisi harddisk milik kamu). Berisi informasi mengenai status partisi dan size. Tekan enter
3. Ketik lagi select disk 0 lalu tekan enter
4  Ketik clean lalu tekan enter lagi
5. Ketik convert gpt jika ingin merubah harddisk ke GPT . Ketik convert mbr jika ingin convert ke MBR
6 Berhasil. Selanjutnya kamu bisa close command prompt dan melanjutkan install windows 7 / 8 / 10.

Jika masih agak sedikit bingung. Silahkan lihat pada gambar di bawah ini.

fungsi diskpart
Diskpart
convert MBR ke GPT
Convert selesai
Nah itulah cara untuk convert GPT ke MBR maupun MBR ke GPT. Bedanya hanya pada langkah ke lima. Jika ingin mengubah ke GPT ketik convert gpt. Sebaliknya jika ingin merubah ke MBR ketik convert mbr.

Cara ini dilakukan dengan resiko semua data di dalam harddisk akan hilang. Jika teman teman ingin agar data yang ada di dalam harddisk tidak hilang. Silahkan coba cara lainnya pada artikel. Convert MBR ke GPT Tanpa Kehilangan Data. 

Kesimpulan :
Jika PC/ Laptop kamu menggunakan windows 7, kemudian ingin upgrade ke windows 8 ke atas (terutama untuk 64 bit) harus menggunakan skema harddisk GPT dengan cara convert MBR ke GPT. Begitu juga sebaliknya, jika kamu menggunakan windows 8 ke atas ( 64 bit) dan ingin downgrade ke windows 7, maka kamu harus convert harddisk milik kamu dari GPT ke MBR. Seperti itulah skema sederhananya.

Cara Mudah Instal Windows 10

Setelah beberapa bulan menunggu akhirnya microsoft mengeluarkan OS terbaru yaitu windows 10,seperti biasa instalasinya sama saja tapi pd windwos 10 yg memiliki UEFI harus diganti format hardisk menjadi GPT,Cara mengganti format Hardisk, yap tanpa basa-basi berikut ini cara mudah instalasi windows 10 :
  1. PENTING ! Pertama-tama, pelajari dahulu sistem partisi windows kamu sebelumnya. Secara umum, sebuah laptop/PC memiliki 2 partisi hardisk yang biasa orang sebut Drive C dan Drive D. Tahu perbedaannya? Drive C biasanya merupakan partisi system dan Drive D merupakan drive data. Namun, kebanyakan orang selalu salah mengartikan drive C dan selalu meletakkan data disitu. Yang harus kamu lakukan pertama kali sebelum install windows 10 adalah, PASTIKAN DATA KAMU AMAN. Segeralah backup seluruh data kamu mulai dari Desktop, My Documents, dll. Pindahkan ke Drive D semuanya tanpa kecuali. Untuk folder Program Files disarankan tidak perlu di backup semuanya, akan lebih baik jika nantinya kamu menginstallnya menggunakan master installer setelah windows 10 selesai diinstall.
  2. Jika semuanya sudah dilakukan, silahkan buat bootable windows. Bootable windows disini berarti sobat harus membuat installer windows 10 ke dalam sebuah media. Media tersebut boleh berupa Flashdisk maupun DVD. Bagaimana caranya? Pertama-tama, siapkan dahulu drivenya. Untuk flashdisk usahakan 4GB keatas dan untuk burning usahakan ke DVD (4.7GB) . Jangan ke CD !! Karena sizenya hanya 700MB. Disini saya akan mempraktekkannya dengan menggunakan Flashdisk.
  3. Colok Flashdisk kamu ke PC/laptop lalu jalankan software RufusDownload rufus disini.
  4. Pilih drive flashdisk kamu lalu select juga file ISO Windows 10 yang telah didownload disini.rufus
  5. Pilih menu start dan tunggu hingga selesai. Jika sudah, close rufusnya dan jangan dicabut flashdisknya.
  6. Silahkan restart PC kamu lalu jika sudah memulai start, tekan hotkey untuk masuk ke dalam sistem BIOS. Hotkey tersebut bisa kamu perhatikan di bagian pojok kanan bawah PC kamu. Apakah bios itu? Secara kasar bisa disimpulkan bahwa BIOS itu sejenis pengaturan awal sebelum kamu melakukan booting ke PC.  Secara default, hotkey untuk memasuki BIOS ada bermacam-macam mulai dari F2 , F4, F10, F8, F12 dan DEL tergantung dari merk PC masing-masing. Usahakan agak cepetan nekannya agar proses ini tidak terlewatkan. Jika terlambat, silahkan ulang restart kembali. Untuk proses ini pastikan flashdisk kamu dalam keadaan tercolok.acerasus
  7. Selanjutnya, jika sudah berhasil memasuki BIOS pasti kamu akan menjumpai tampilan yang berwarna biru-biru. Lalu, masuk ke tab Boot dan cari boot options/boot order. Setting boot order kamu agar pilihan Removeable Disk (jika tidak ada, cari saja nama merk flashdisk kamu contoh : Kingston atau yang lain) kamu bisa berada paling atas. Disusul oleh Harddisk/HardDrive (jika tidak ada cari yang ada embel-embel HDD atau merk harddisk kamu contoh : Hitachi) dipilihan kedua.
  8. Jika sudah tersusun seperti itu, lakukan save and exit dengan tombol F4 atau F10 (tergantung dari merk BIOSnya) silahkan baca aturan key-nya disebelah pojok kanan bawah.bios
  9. Setelah proses save selesai, maka PC kamu akan kembali restart. Namun, yang akan kamu jumpai setelah ini adalah logo installer Windows 10. Hmm, sudah mulai nih proses seriusnya hehe.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-19-51-33
  10. Sampai disini, pilih bahasa yang mau kamu gunakan. Selebihnya biarkan saja. Lalu klik install now.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-19-51-57Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-19-52-06
  11. Nah sekarang kamu akan dihadapkan dengan inputan serial. JANGAN PANIK !! Kamu nggak perlu cari cari serial lagi. Cukup di skip saja hehe. Harus jeli dong nyari tulisan skipnya :pWin 10 - BAGAS31-2015-07-21-19-52-35
  12. Selanjutnya ada 2 pilihan instalasi. Pilih saja costum. Daan, kamu akan menuju pengaturan partisi. Untuk sesi ini harap diperhatikan baik-baik. Kamu akan menjumpai partisi-partisi apa saja yang akan ada di PC kamu. Sekarang, select drive C kamu. JANGAN SAMPAI SALAH atau data-data kamu yang di partisi D pun juga akan lenyap. Dalam screenshot saya dibawah ini, kebetulan size drive C saya adalah 20GB. Maka, itulah yang akan saya format. Pilih menu format lalu yes. Tunggu sebentar, kemudian pastikan drive yang sedang terselect / dipilih adalah drive C tadi. Lalu silahkan klik next untuk melanjutkan, jangan sampai salah.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-19-53-04select
  13. Proses instalasi sedang berlangsung. Proses ini akan memakan waktu hingga sekitar 20-30 menit.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-19-55-40
  14. Jika sudah, pc kamu akan otomatis melakukan restart. PENTING!! Saat melakukan proses restart dan sudah muncul logo merk PC/laptop kamu langsung cabut flashdisknya !! Atau proses instalasi akan kembali diulang. Ribet kan kalau ngulang lagi hehe.
  15. Tunggu proses restart hingga lebih kurang 10 menit , jika sudah maka akan kembali otomatis restart kembali. Setelah itu , kamu akan kembali lagi dihadapkan dengan pilihan serial. Wah-wah, ngotot bener ya pihak microsoftnya.
  16. Pilih saja do this later lalu akan diarahkan ke menu settings. Pilih tombol Use Express Settings agar nggak ribet lagi hehe. Tunggu sebentar hingga proses automatic settings selesai.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-20-20-48
  17. Selanjutnya, ada lagi pertanyaan “Who owns this PC?” Pilih saja I own it lalu next.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-20-25-05
  18. Sekarang, kamu akan diminta login dengan microsoft account. Cukup di skip aja, kalau mau login cukup dilakukan nanti setelah semuanya selesai.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-20-26-12
  19. Di bagian Create User Accounts, isikan nama kamu dan juga password. Jika tidak mau berpassword, cukup kosongkan saja lalu next.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-20-26-26
  20. Tunggu loading sebentar, lalu kamu akan diarahkan ke dalam Windows.Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-20-27-16Win 10 - BAGAS31-2015-07-21-20-29-03
  21. Selesai !
Semoga Bermanfaat :)

Cara Install & Aktivasi Adobe Photoshop CS6 Full Serial Crack : Download File Adobe PhotoShop CS6 Setelah berhasil, Install Adobe Ph...